Beranda Mobil Bikin Rugi! Cermati Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini

Bikin Rugi! Cermati Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini

0
Bikin Rugi! Cermati Ciri-Ciri Aki Mobil Rekondisi Berikut Ini

Tidak berbeda dengan baterai lainnya, baterai mobil alias aki juga butuh diganti jika sudah mencapai masa tertentu. Umumnya, aki mobil haruslah diganti setelah satu sampai dua tahun pemakaian. Saat waktu tersebut tiba, Anda harus memilih aki dengan seksama karena kini marak beredar aki yang rekondisi.

Sahabat genjos holiday, apakah Anda pernah terdengar istilah tersebut di telinga Anda? Aki rekondisi adalah aki bekas yang telah mengalami perbaikan sedemikian rupa sehingga akan tampak terlihat baru lagi. Aki sejenis ini banyak dijual di pasaran, bukan toko resmi.

DAFTAR ISI

Kerugian saat Menggunakan Aki Rekondisi

Lantas apasajakah kerugiannya bila Anda menggunakan aki “abal-abal” ini? aki bekas yang direkondisi sebenarnya tidak akan menyebabkan ledakan atau kerusakan parah pada mobil Anda. Walaupun demikian, pengguna tetap akan tetap merasa merugi jika menggunakan aki demikian.

Kenyataannya, aki rekondisi mempunyai usia pemakaian yang sangat pendek. Biarpun harganya yang relatif lebih murah bibanding aslinya, tapi uang yang dikeluarkan untuk membeli aki rekondisi bisa lebih besar dibanding beli aki baru. Tentunya Anda tidak mau seperti itu bukan?

Oke, ayoo kenali beberapa ciri dari aki rekondisi seperti berikut ini:

1. Harganya Murah Tak Masuk Akal

Aki baru untuk mobil umumnya dibandrol dengan harga antara Rp600 ribu sampai dengan Rp4 juta-an tergantung dari mereknya. Bahkan pada pertengan tahun 2018, harga aki mobil h paling murah adalah Rp645 ribu untuk merek GForce dengan tegangan 12 volt dan kapasitas 35 Ah. Sementara itu aki yang harganya paling mahal ialah sekitar Rp4,7 juta untuk merek Global Battery dengan tegangan 12 volt dan kapasitas 230 Ah.

Sementara itu aki rekondisi umumnya dibandrol dengan harga yang murah. Bila murahnya masih kurang dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu mungkin masuk akal ya,. Namun jika murahnya sudah mencapai setengah harga, aki tersebut pantas Anda curigai keasliannya.

Baca Juga: Fakta-Fakta Mobil Bekas Modifikasi

2. Umum Dijual di Pinggiran Jalan, Bukan Toko Besar

Aki rekondisi tak mungkin Anda jumpai di toko besar. Seringnya aki semacam ini banyak ditemukan di toko onderdil mobil yang ada di pinggiran jalan. Jadi jika Anda berniat untuk membeli aki mobil di tempat demikian, patut untuk lebih berhati-hati ya!

3. Goresan Hingga Perubahan Warna Aki

Saat Anda berniat untuk membeli aki di pinggir jalan, pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah mengecek pada bagian kutub, bagian luar, dan warna permukaannya. Jika kutubnya terdapat goresan, bagian cover-nya menggelembung, serta warnanya sudah berganti menjadi lebih pudar, bisa jadi aki tersebut adalah aki rekondisi.

Ketiga hal tadi merupakan ciri paling umum untuk mengenali apakah aki itu rekondisi atau bukan. Jika Anda kurang merasa yakin dengan aki tersebut, coba telusuri kondisinya lebih lanjut dengan cara berkomunikasi kepada sang penjual. Jawaban-jawaban yang dilontarkan penjual aki tersebut tentunya dapat Anda jadikan penilaian apakah aki tersebut merupakan rekondisi atau bukan rekondisi.

4. Garansi Aki Tidak Penuh

Sebuah aki yang masih baru tentu dijual dengan jaminan garansi oleh pabrikannya. Biasanya lama garansi yang ditawarkan oleh produsen aki sekitar satu tahun. Jika garansi yang diberikan kurang dari itu, Anda patut untuk curiga.

Baca Juga: Sewa Mobil Jogja di Genjos Holiday

Banyak yang menuturkan, aki rekondisi pun kerap kali dilengkapi dengan garansi. Akan tetapi, garansi yang diberikan tentunya tidak genap satu tahun, hanya dalam hitungan bulan saja. Biasanya garansi tersebut hanyalah sekitar tiga bulan.

Nah, saat Anda akan membeli mobil bekas, pengecekan pada aki pun sangatlah dibutuhkan. Jangan sampai mobil incaran yang akan Anda beli menggunakan aki rekondisi sehingga nantinya malah akan merugikan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here