MobilTips Mobiltips mudik

Macet Saat Mudik dan Pakai Mobil Manual? Ini Tipsnya Supaya tetap Aman dan Nyaman

Banyak masyarakat Indonesia yang juga memilih menggunakan mobil transmisi manual untuk kendaraan mereka. Bermacam faktor pun disampaikan, mulai dari ingin memiliki mobil dengan tenaga lebih responsive, kekhawatiran terhadap mobil transmisi matic yang lebih sulit untuk diperbaiki saat rusak, atau hanya sekadar alasan sudah terbiasa.

Akan tetapi, bagi para pengemudi pemula, mobil matik dianggap lebih mudah, nyaman dan praktis. Terlebih lagi saat situasi macet, berkendara menggunakan mobil manual dinilai lebih melelahkan.

instagram.com/achmad_noer_cholis

Lalu bagaimana kalau Anda harus nyetir mobil manual di jalan macet saat perjalanan jauh seperti mudik lebaran? Mengingat volume kendaraan saat musim libur Hari Raya Idul Fitri yang menuju ke luar kota cenderung meningkat, maka kemacetan selama diperjalanan kerap terjadi.

Namun jangan khawatir, jika Anda terjebak kemacetan dengan transmisi manual saat mudik lebaran, berikut beberapa tips untuk Anda.

Daftar Isi :

Cara Aman Mengemudi Mobil Manual di Jalan Macet

Saat menemui kemacetan, terutama dalam perjalanan mudik, jangan langsung panik. Tetap tenang dan lakukan langkah-langkah berikut:

1. Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Saat menghadapi kemacetan lalu lintas, hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Tidak terlalu ketat, tidak terlalu longgar. Jika kendaraan di depan bermasalah, perkirakan jarak manuver yang aman.

2. Pakai Gigi 1 Kalau Macet Panjang

Jika ternyata waktu kemacetan relatif lama dan kecepatan mobil sangat lambat, sebaiknya masukkan gigi 1, sekaligus injak pedal rem sesekali untuk menjaga jarak dengan kendaraan lain. Jangan lupa mengendurkan atau mengatur tekanan pedal kopling sekaligus menambah tekanan pedal gas, agar mobil tetap bisa melaju dengan mulus pada kecepatan rendah.

3. Jangan Panik Ketika Mesin Mobil Mati

Bagi pengemudi pemula, jika pedal kopling yang sesuai tidak ditekan, mesin mobil bisa tiba-tiba mati saat melaju dengan kecepatan rendah di gigi 1. Tak perlu panik, jika mesin mati, pindahkan posisi tuas transmisi ke netral (N), injak pedal rem, dan hidupkan kembali mesin mobil. Saat mesin hidup kembali, injak pedal kopling dan mulai perjalanan lagi di gigi 1.

4. Injak Pedal Rem dan Gunakan Gigi Rendah

Jika kemacetan terlihat dari kejauhan, segera injak pedal rem untuk memperlambat. Jika kecepatan mobil sudah melambat, ganti gigi, misalnya dari 4 ke 3 lalu ke 2.

5. Jangan Terus Menerus Injak Pedal Kopling

Apabila kemacetan cukup parah dan menyebabkan mobil tidak bisa bergerak sama sekali, maka jangan biarkan kaki kiri terus menerus ada di atas pedal kopling. Lalu posisikan transmisi di N, lepas pedal kopling, injak pedal rem, dan hidupkan handbrake (rem tangan).  Dengan kondisi seperti ini, mobil Anda akan tetap aman di posisinya sampai arus lalu lintas terurai kembali.

Baca Juga :  4 Alasan Mengapa Membutuhkan Jasa Inspeksi Independen Sebelum Beli Mobil Bekas
Cholida

Baca juga konten kami di:
Tentangkita.co
Komentar:

Komentar menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE

Related Articles

Dapatkan Promo Paket Wisata Jogja dan juga Sewa Bus Jogja di HeppiTrip.com