Wisata Religi

Benteng Van Der Wijck | Wisata Bersejarah Kebumen

Rekreasi riwayat Kebumen tidak kalah menarik, sebutlah saja Benteng Van der Wijck Kebumen. Saat bertandang ke situ, kamu akan di suguhi dengan keelokan bangunannya yang cantik dan artistik.

Benteng yang telah lama di bangun semenjak era ke 18 atau tahun 1818 ini, sebagai salah satunya bangunan monumental yang di tinggal pada periode kehadiran Belanda ke Indonesia. Penamaan untuk benteng ini sebetulnya datang dari nama salah satunya komandan yang pimpin tentara Belanda di saat itu, yaitu Van der Wijck.

Daftar Isi :

Benteng Van der Wijck

Saat masuk teritori benteng, kamu dapat menyaksikan keseluruhnya cat setiap segi bangunannya warna merah yang membuat berkesan eksklusif. Untuk tinggi bangunannya, sebetulnya lumayan tinggi untuk bangunan monumental, yakni sekitaran 10 m, walau sebenarnya rerata tinggi bangunan waktu itu cuman capai 5 sampai 7 m saja.

Maka tidak perlu bingung bila benteng ini terhitung bangunan yang termegah di wilayah Kebumen.

Bila kamu mencari lebih jauh kembali, dapat melihat barak-barak yang sejumlah 16 barak yang waktu itu di gunakan untuk tempat beristirahat beberapa tentara. Lihat saja sisi dalam atau luarnya, tentu kamu akan berpikiran jika benteng monumental ini betul-betul artistik karena memiliki bentuk yang lain dengan bangunan lain.

Pada bagian tengahnya, ada lapangan yang paling luas yang dapat kamu saksikan secara langsung sebentar masuk gerbang bentengnya. Tetapi tahukah kamu jika lokasi itu sebagai tempat shooting film action Indonesia terlaku The Raid 2?

Ya, lokasi itu memang pernah masuk di salah satunya episode di film The Raid 2 . Maka tidaklah aneh, jika makin bertambah pengunjung yang ingin tahu dengan benteng ini.

Kekhasan Benteng Van der Wijck

 

Kekhasan dari benteng ini ialah bangunannya seperti wujud sisi 8 atau umum di sebutkan octagonal. Meskipun cuman mempunyai 2 lantai, benteng ini memiliki banyak kekhasan tertentu.

Seperti mayoritas cat-cat yang di pakai di setiap ruang memakai warna putih, jendela dan pintu di beberapa ruang mempunyai wujud unik yakni 1/2 lingkaran, dan mayoritas bahan yang di pakai untuk membikin benteng ini ialah tembok, tidak kecuali atapnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Wisata Religi di Jogja

Benar-benar unik kan? Untuk menyaksikan lebih detilnya, Kamu dapat ikuti aktivitas tournya dan nikmati kereta bentengnya yang lajurnya ada di atap benteng. Tidak percuma bila kamu habiskan waktu untuk nikmati panorama cantik Benteng Kebumen ini.

Lokasi dan Jalur

Lokasi persisnya benteng ini ada di wilayah Gombong, Kabupaten Kebumen. Jaraknya 20 km bila di hitung dari pusat perkotaan Kebumen.

Bila pergi dari Kota Kebumen, kamu harus meneruskan perjalanan ke Karanganyar dan ke arah Gombong. Jika sudah datang di wilayah Gombong, kamu perlu ikuti papan panduan jalan yang hendak membawamu ke benteng Belanda ini.

Harga Ticket Masuk

Untuk ticket masuknya, tak perlu di cemaskan karena harga benar-benar dapat di jangkau, yakni cuman Rp 5.000 saja, terkecuali bila kamu ingin coba semua sarana yang berada di benteng ini yakni sekitaran Rp 25.000. Dan untuk jam operasinya, tiap hari di buka dari jam 8 pagi sampai 4 sore.

Benteng ini selalu jadi tujuan pelancong saat berlibur. Bila tidak pernah ke situ, selekasnya bikinlah jadwal untuk liburan ke arah tempat ini!

Baca Juga :  Keindahan Wisata Taman Reptil di Adimulyo Kebumen Jawa Tengah
Cholida

Baca juga konten kami di:
Tentangkita.co
Komentar:

Komentar menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE

Related Articles